Proses Silaturahmi Mahasiswa dalam Rangka Penyusunan Historiografi Masjid: Studi Kasus Program Kerja KKN DR 8 Unugha
8 Agustus 2024 – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) DR 8 Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) memiliki agenda sebagai salah satu program kerja yang inovatif dan signifikan: penyusunan historiografi masjid melalui proses silaturahmi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan dan mendokumentasikan sejarah masjid di daerah penempatan sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya dan sejarah lokal.
Historiografi masjid merupakan studi tentang sejarah, perkembangan, dan kontribusi masjid dalam masyarakat. Di era modern, pentingnya mendokumentasikan sejarah masjid sering kali terabaikan, padahal masjid memainkan peran sentral dalam kehidupan sosial dan keagamaan. KKN DR 8 UNUGHA memandang penting untuk mendokumentasikan sejarah masjid melalui pendekatan yang melibatkan proses silaturahmi, sebagai sarana untuk membangun hubungan yang lebih dekat antara mahasiswa dan masyarakat.
Proses silaturahmi dalam program ini melibatkan beberapa langkah strategis:
1. Pendekatan Awal:
Mahasiswa KKN memulai dengan pertemuan awal bersama pengurus dan tokoh masyarakat masjid. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk membangun kepercayaan dan memahami konteks sejarah serta pentingnya dokumentasi historiografi masjid.
2. Pengumpulan Data:
Data historis dikumpulkan melalui wawancara dengan para sesepuh masjid, pengurus, dan anggota masyarakat. Wawancara ini mencakup cerita-cerita mengenai pendirian masjid, peristiwa penting, serta perubahan yang terjadi selama bertahun-tahun. Mahasiswa juga mengumpulkan dokumen-dokumen lama, foto, dan catatan lain yang relevan.
3. Observasi dan Kunjungan:
Observasi langsung dilakukan di masjid untuk memahami arsitektur, perubahan struktur, dan kegiatan-kegiatan yang berlangsung. Kunjungan ini membantu mahasiswa untuk mendapatkan gambaran yang lebih holistik tentang peran dan perkembangan masjid dalam masyarakat.
4. Analisis dan Penyusunan:
Setelah data terkumpul, mahasiswa melakukan analisis untuk menyusun historiografi yang komprehensif. Proses ini melibatkan penyusunan naskah yang menggambarkan sejarah masjid secara kronologis, serta penilaian terhadap dampak sosial dan budaya yang ditimbulkan.
Luaran akhir program kerja ini adalah diharapkan berhasil menghasilkan dokumentasi historiografi masjid yang rinci dan bermanfaat. Hasilnya menunjukkan perkembangan masjid dari masa ke masa, termasuk peranannya dalam pendidikan agama, kegiatan sosial, dan perubahan struktur fisik. Dokumentasi yang dikumpulkan diharap tidak hanya memberikan informasi berharga bagi generasi mendatang tetapi juga memperkuat identitas komunitas lokal.
Menurut Ibu Elok Ainur Latif, M.Pd, dosen pembimbing KKN DR 8, “Proses silaturahmi dalam penyusunan historiografi masjid ini bukan hanya tentang mengumpulkan data sejarah, tetapi juga tentang membangun hubungan yang erat dan saling menghormati antara mahasiswa dan masyarakat. Ini adalah contoh nyata bagaimana KKN dapat memberikan kontribusi positif melalui metode yang inklusif dan partisipatif.”
Proses silaturahmi mahasiswa dalam program KKN DR 8 Unugha untuk penyusunan historiografi masjid berhasil menunjukkan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan masyarakat. Dokumentasi yang dihasilkan menjadi sumber pengetahuan yang berharga dan memperkuat hubungan sosial di komunitas. Luaran program ini diharapkan dapat menjadi model bagi program KKN lainnya dan mendorong lebih banyak inisiatif serupa di masa depan.
